Kamis, 21 Mei 2026

Belajar Python #03: Aturan Dasar Penulisan Sintaks Python

Penulis: achmad heldy f Editor: achmad heldy f 26 April 2026 48 Dilihat
lihat foto
Keterangan Gambar: Ilustrasi perbandingan kode Python yang bersih vs kode yang kompleks
Keterangan Gambar: Ilustrasi perbandingan kode Python yang bersih vs kode yang kompleks

Mengapa Sintaks Python Begitu Spesial?

Salah satu alasan mengapa Python menjadi bahasa pemrograman paling populer saat ini adalah karena sintaksisnya yang bersih. Berbeda dengan bahasa lain yang penuh dengan kurung kurawal atau titik koma, Python didesain agar manusia lebih mudah membacanya—hampir seperti membaca bahasa Inggris biasa.

Namun, "kemudahan" ini datang dengan aturan main yang ketat, terutama soal kerapian. Mari kita bedah aturan dasar penulisan kode Python agar Anda tidak sering bertemu dengan error yang tidak perlu.

1. Penulisan Statement (Pernyataan)

Statement adalah sebuah instruksi atau perintah tunggal yang akan dieksekusi oleh Python. Di Python, Anda tidak wajib menggunakan titik koma (;) di akhir baris.

print("Halo, selamat belajar Python!")
nama = "Petani Kode"
print(nama)

Meskipun Anda bisa menggunakan titik koma untuk menulis dua statement dalam satu baris, cara ini sangat tidak disarankan karena dianggap tidak Pythonic (tidak sesuai gaya standar Python):

# Cara yang kurang disarankan
print("Halo"); print("Dunia")

2. Aturan Case Sensitive

Python bersifat Case Sensitive. Artinya, Python membedakan antara huruf besar dan huruf kecil. Variabel dengan nama yang sama namun berbeda huruf besar-kecilnya akan dianggap sebagai entitas yang berbeda.

judul = "Belajar Python"
Judul = "Belajar Django"

print(judul) # Output: Belajar Python
print(Judul) # Output: Belajar Django

3. Indentasi: Aturan Paling Krusial

Jika di bahasa lain indentasi (spasi di awal baris) hanya digunakan untuk merapikan kode, di Python indentasi adalah syarat wajib untuk menentukan blok kode.

Python menggunakan spasi sebagai penanda bahwa baris tersebut merupakan bagian dari fungsi, perulangan, atau percabangan tertentu. Standar yang digunakan adalah 4 spasi atau 1 tombol Tab.

lihat foto
Keterangan Gambar: Diagram visual cara kerja indentasi pada blok kode Python
Keterangan Gambar: Diagram visual cara kerja indentasi pada blok kode Python
if True:
    print("Ini di dalam blok if")
    if True:
        print("Ini di dalam blok if yang lebih dalam")
print("Ini sudah di luar blok if")

Jika indentasi tidak konsisten, Anda akan mendapatkan pesan error: IndentationError.

4. Penulisan Komentar

Komentar adalah bagian kode yang tidak akan dieksekusi. Ini sangat berguna sebagai catatan bagi Anda atau tim di masa depan.

  • Single Line: Gunakan tanda pagar (#).
  • Multi-line: Gunakan triple quote (""") yang sering disebut sebagai Docstring.
# Ini adalah komentar satu baris

"""
Ini adalah komentar
yang ditulis dalam
beberapa baris.
"""
print("Komentar tidak akan muncul di output")

5. Penggunaan Tanda Petik (String)

Untuk menulis teks (string), Python sangat fleksibel. Anda bisa menggunakan petik tunggal (') maupun petik ganda ("). Keduanya sama saja, asalkan konsisten dalam satu baris.

print('Teks dengan petik tunggal')
print("Teks dengan petik ganda")

Tips Pro: Gunakan petik ganda jika di dalam teks tersebut terdapat tanda petik tunggal (seperti kata "Jum'at"), agar Python tidak bingung.

Apa Selanjutnya?

Memahami sintaks adalah langkah awal untuk menjadi programmer yang handal. Setelah menguasai cara menulis yang benar, langkah berikutnya adalah memahami "wadah" untuk menyimpan data.

Mari lanjut ke materi berikutnya: Belajar Python #04: Mengenal Variabel dan Tipe Data.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar